Lari 40 Menit

Cara Lari 40 Menit

Jalan cepat - alternatif untuk berlari

Tidak semua orang bisa atau suka berlari. Ada banyak alasan yang berbeda-beda untuk itu, tetapi alasan utamanya adalah:

  1. Kondisi tubuh kita bisa jadi benar-benar tidak bugar sehingga tidak mampu berlari dua menit pun tanpa istirahat.
  2. Berat badan kita bisa menimbulkan risiko bagi persendian kita.
  3. Cedera dan memar kita sebelumnya membuat kita tidak bisa berlari.

Jika Anda tidak bisa berlari, sebaiknya pertimbangkan jalan cepat sebagai alternatif berlari atau sebagai pengantar menuju lari. Berjalan juga bisa berfungsi sebagai latihan aerobik, dan manfaatnya bisa serupa dengan berlari.

Apa maksudnya

Jalan cepat persis seperti yang Anda bayangkan, yaitu berjalan, tetapi dengan cepat. Selama latihan ini Anda menapakkan kaki mulai dari tumit dan memindahkan berat badan ke lutut yang diluruskan. Setiap saat, setidaknya salah satu kaki Anda selalu menjejak tanah.

Teknik ini mencegah persendian menanggung beban berlebih - dengan cara ini Anda terhindar dari cedera yang paling mungkin terjadi saat berlari.

Cara yang bagus untuk memulai latihan aerobik

Jika berlari terlalu berat bagi Anda, jalan cepat menawarkan cara yang bagus untuk meningkatkan daya tahan Anda dan mempersiapkan Anda agar pada akhirnya bisa mulai berlari. Mulailah berjalan, dan begitu berat badan Anda turun serta Anda menjadi lebih bugar, Anda akan bisa beralih ke lari.

Jalan cepat juga cara yang menyenangkan untuk mengisi waktu luang Anda. Ketika daya tahan Anda membaik, Anda akan bisa berjalan menempuh jarak jauh. Anda bisa berjalan selama 60 atau bahkan 120 menit, sesuatu yang tidak bisa Anda lakukan saat berlari, karena kurang baik untuk persendian.

Untuk memulai latihan jalan cepat, Anda bisa menggunakan program latihan 40 menit kami, tetapi berjalanlah alih-alih berlari.

Iklan